Bagaimana saya bisa memulai bekerja menjadi tukang kayu ?

Bagaimana saya bisa memulai bekerja menjadi tukang kayu  ?

Berawal pada tahun 2013 pertengahan bila tidak salah bulan agustus , kami baru saja pindah ke rumah baru namanya rumah baru tentu saja kami memerlukan furniture sebagai tempat penyimpanan dan beraktifitas , pada awalnya kami memutuskan untuk memesan / membuat beberapa furniture pada ahlinya . setelah saya sodorkan desain dan beberapa kali meeting sang kontraktor mematok harga 7 digit nol dibelakang .

Bagi saya masih banyak keperluan lain yang harus kami beli tidaklah mungkin memprioritaskan membuat furniture terlebih dahulu ( walaupun kita membutuhkan tempat penyimpanan ) , setelah itu saya kepikiran AHA mengapa saya tidak bikin saja sendiri yah ? dalam benak saya berpikir saya terbiasa membuat game desain dengan kompleksitas dan sering berhubungan dengan teori physic masa membuat Meja atau Lemari saja tidak bisa . (pede tingkat dewa )

Dengan niat yang tinggi saya melakukan research melalui internet meneliti cara dasar mengolah kayu , lem , jenis joint , melihat ratusan orang membuat box dan sebagai , setiap malam saya melakukan research setiap hari (hingga sekarang kebiasaan ini masih dilakukan ) , setelah saya pikir pengetahuan saya cukup dan siap saya menyiapkan desain dan melakukan beberapa simulasi menggunakan software grafis ( pada saat itu saya belum menguasai program 3d ) .

Meja pantry

Meja untuk bagian dapur adalah salah satu kebutuhan kami yang paling mendesak maka dari itu saya memilih membuat meja ini sebagai sarana latihan , meja ini didesain khusus sebagaimana kebutuhan kami , karena kebetulan kami suka memasak kami membutuhkan meja yang besar untuk kebutuhan mengolah makanan , dua laci pada bagian atas berfungsi sebagai peralatan memasak , laci dibagian kiri sebagai tempat penyimpanan piring dan gelas dan lemari sebagai tempat penyimpanan peralatan elektronik dan peralatan bentuk besar .

IMG_0726

Peralatan yang digunakan

Dalam proses pembuatan Meja tersebut power tools yang saya gunakan hanya tiga macam Jigsaw , Grinda dan Bor . ketiga alat tersebut memang sudah saya miliki di saat proses renovasi rumah jadi saya hanya memakai alat yang saya punya saja . alat yang saya sengaja beli untuk proyek ini hanya alat Ketam manual

IMG_1378_cmp

saya memakai jigsaw untuk memotong papan dan bagian-bagian yang diperlukan dalam membuat meja , dalam prosesnya setelah saya potong menggunakan jigsaw kemudian saya haluskan / ratakan mengunakan alat ketam . (proses yang sangat , sangat , sangat memakan waktu dan melelahkan ) .

Seingat saya proses mempersiapkan potongan setiap bagian meja memakan -+ sekitar 60 jam kerja .

Proses laminasi HPL

Untuk finishing saya memilih untuk melapisi dengan HPL karena pada saat itu saya pikir finishing dengan HPL adalah cara paling cepat  , mudah dan mendapatkan hasil yang bagus ternyata saya salah ! proses laminasi HPL adalah proses finishing yang rumit dan membutuhkan kesabaran , dalam proses pembelajaran ini saya menghabiskan waktu dan bahan yang cukup banyak terbuang untuk menyelesaikan proses laminasi .

IMG_0727

Dalam foto tersebut terlihat sempurna tapi nyata tidak begitu mulus dalam beberapa bagian terdapat bagian tidak rata dan somplak .

Membeli tambahan alat dan membuat alat bantu

Setelah berhasil menyelesaikan proyek meja saya kepercayaan diri saya semakin naik dan menyisakan uang untuk membeli alat-alat yang dapat membantu meringankan dalam proses pembuatan proyek furniture . alat yang saya beli dari amplas , bor baterai, trimmer dan berbagai alat2 kecil lainnya .

IMG_2569 IMG_1550

IMG_2571

membuat dust collector untuk mempermudah membersihkan sisa-sisa potongan kayu .

IMG_1769_cmp

membuat jig untuk membantu proses pemotongan menggunakan jigsaw agar lebih lurus

IMG_4501 IMG_4503

membuat invertest jigsaw table yang saya pikir dapat memudahkan saya untuk memotong , tapi kenyataannya tidak sama sekali saya langsung menghancurkan lagi meja tersebut karena tidak efisien dan memakan tempat .

Membuat banyak proyek

Membuat berbagai macam proyek furniture untuk mengisi ruangan rumah , meja , lemari , kitchen set , tempat sepatu hingga dudukan projector .

IMG_2561

IMG_0363 IMG_1172_cmp

Coffee table dengan laci penyimpanan untuk snack finishing mengunakan HPL super glossy .

IMG_1614_cmp

tempat sepatu mengunakan bahan sisa

IMG_2948

Membuat lemari buku bereksperimen menggunakan material kaca dan rel  , 1 minggu setelah lemari ini masuk ke kamar lemari tersebut harus saya keluarkan karena kayu yang saya gunakan terkena serangan rayap akhirnya terpaksa saya keluarkan dari kamar dan belajar lagi bagaimana membasmi rayap . pada akhirnya lemari tersebut digunakan dalam workshop sebagai tempat penyimpanan alat2 workshop .

IMG_5193

Membuat kitchen set

DSCN0713

membuat lemari buku yang lebih besar

IMG_4561 IMG_4662 IMG_4664 IMG_4801IMG_5213

Mulai membangun workshop

Pada tahun itu saya tidak mempunyai ruangan khusus untuk menyimpan peralatan dan bekerja , saya memakai bagian area kosong pada area rumah sebagai tempat bekerja , sialnya pada suatu hari ada maling yang memanjat pagar dan mengambil power tools yang saya miliki .

IMG_5185

Setelah kejadian itu 1 bulan kemudian saya memutuskan untuk membangun ruangan workshop mengunakan bahan sisa yang saya miliki ( awalnya sih cuma ingin temporary tapi hingga artikel ini ditulis 2017 ruangan tersebut masih digunakan )

IMG_5214 IMG_5216 

Satu tahun setelah belajar perkayuan dan mulai serius mendalami

Tidak terasa pada tahun itu saya sudah belajar banyak membuat banyak proyek kayu dan makin mendalami bidang tersebut , pada suatu kesempatan akhirnya saya memutuskan untuk membeli circular saw merk Tokyu ( saya memilih circular saw paling murah yang tersedia ), bodohnya saya pikir semua merk circular saw sama saja …

Ternyata tidak circular saw versi murah sangatlah berbahaya karena biasanya body , pegangan dan pengunci nya sangat jelek dan tidak persisi .

Table saw versi yang saya buat sangatlah berbahaya ! jarak pisau dengan slot dan fence tidak parallel ditambah lagi presisi alat circular saw yang sangat kacau sehingga menyebabkan kickback yang luar biasa kuat setiap kali saya melakukan rip cut , saya ingat paha kiri saya pernah bengkak besar karena terkena kickback .

Tetapi setelah insiden kickback itu saya kembali belajar tentang kesalahan-kesalahan dalam perakitan dan melakukan beberapa penyesuaian pada circular saw dan posisi meja , fence dsb , membuat mekanisme fence , sled , slot dan lain-lain .

IMG_4784

IMG_4785

IMG_4956  IMG_5181

Circular saw & meja ini masih saya gunakan hingga sekarang hanya saja versi sekarang lebih perfect dengan berbagai fitur yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan saya saat ini walaupun masih dengan tampilan yang biasa saja .

IMG_7847

Circular saw yang dimodifikasi menjadi table saw

Membangun Brand dan 100% Fokus dalam membuat Desain

Pada tahun 2016 saya berpikir untuk mencoba fokus membuat desain product furniture untuk kebutuhan ruang yang diproduksi secara masal hanya saja rencana itu tertunda pada tahun 2016 dan kembali dijalankan pada tahun 2017 .

livsign logo

Saya membuat brand dengan nama Livsign sebuah singkatan dari interior living design karena memang saya lebih tertarik untuk mendesain product furniture untuk ruang tinggal / kerja seperti meja , lemari , dan tempat-tempat penyimpanan dengan gaya saya sendiri . untuk karya desain saya terinspirasi dengan gaya Scandinavian dengan gaya classic modern dan saya kembangkan sesuai dengan gaya dan skill saya saat ini .

img_6770-copy IMG_7407

satu dari product yang saya desain untuk brand Livsign

Mendalami CAD

Sebagai veteran dalam game design dan programmer saya terbiasa dengan bekerja berdasarkan plans / konsep awal dan tentunya caranya berbeda dengan pekerjaan produksi kayu , bila dulu dalam game development saya hanya perlu menggambar sketch dan tulisan cerita dan fitur-fitur yang akan kita masukan dalam game . dalam mendesain dan produksi product kayu memiliki tantangan yang berbeda saya harus mempunyai imaginasi konsep daya ruang yang harus saya presentasikan dalam bentuk visual dalam bentuk 3D .

Saya memilih untuk mempelajari software 3D CAD untuk mempermudah saya mempresentasikan ide-ide desain , saya menggunakan google Sketchup free edition dan beberapa plug-in pendukung . secara intensif selama 6 bulan saya mengikuti online course dari drafter arsitek eropa from Basic to Intermediate dan melakukan ratusan simulasi membuat prototype menggunakan model 3D .

book-shelve-2 sc-8desain copy

Beberapa hasil Rendering

cut list

Cut list mempermudah saya dalam menyiapkan potongan kayu yang dibutuhkan dengan begitu saya bisa menghemat waktu produksi .

Livsign Workshop

Penampakan ruang kerja untuk saat ini , saya memiliki satu peraturan dalam mengorganizer workshop yaitu Tidak boleh ada Laci dan Lemari , semua peralatan harus terlihat jelas sehingga saya tidak menghabiskan waktu saya untuk mencari-cari melalui laci ataupun lemari karena semua sudah ada pada tempatnya dalam hitungan 2 detik saya bisa menemukan apa yang saya butuhkan .

untuk peralatan yang jarak digunakan mempunyai tempat khusus digudang atau biasanya saya donasikan dengan begitu area workshop tidak dipenuhi dengan barang yang tidak saya butuhkan dalam proses pembuatan product .

IMG_7846

80% bahan kayu yang digunakan dalam membangun workshop ini menggunakan bahan sisa project jadi bila diperhatikan banyak bagian yang tidak terlihat rapi atau acak-acakan karena bentuknya yang berbeda-beda . setiap minggu atau setidaknya satu bulan 1x saya selalu melakukan perubahan pada workshop maka dari itu saya selalu memilih membangun menggunakan bahan sisa dan tanpa finishing karena bagi saya mau sebagus apapun saya membuat organizer , jig , lemari apa pun itu yang menurut saya begitu fungsi nya sudah tidak efisien maka saya akan saya buang , hancurkan atau di daur ulang .

IMG_7848 IMG_7849

Saya akan menutup dengan kata yang paling saya suka saya tidak tau siapa yang menyebutkan kata2 ini pertama kali tapi saya membaca ini dari salah satu buku tentang warren buffet dan i love it

The More Your Learn The More You Earn


Terima kasih , Hendy Siswanto .

Kalian bisa memberikan komentar atau say hi melalui socmedia and let’s be a friend

Instagram : @hendycakgames

Livsign : @livsign

Facebook : facebook.com/hendycakgames

Twitter : @hendycakgames